DAMPAK PERKEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI DI INDONOESIA
Oleh : Sujarwo,S.T
Dosen Fakultas Teknik Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum Jombang
I. Pendahuluan
Teknologi berkembang berakar pada kebudayaan lingkungan penciptanya. Teknologi dikembangkan sesuai dengan kebutuhan lingkungan, entah kebutuhan yang sunguh – sungguh ( Real ) atau kebutuhan yang dikira ( Perceived ). Bentuk dan penggunan serta perkembangannya ditentukan oleh kreativitas, pandangan, dan nilai budaya dari lingkungan tersebut.
Akibat perbedaan lingkungan pengguna teknologi dengan nilai dan wawasan budaya masyarakat luas, penerapan teknologi memerlukan perubahan budaya. Segi budaya yang dimaksud disesuaikan dengan tuntutan budaya para teknolog, dengan demikian mau tidak mau membawa dampak bagi masyarakat termasuk Teknologi Informasi. Adapun dampak tersebut meliputi aspek estetika, organisasional, dan cultural.
Perkembangan Teknologi Informasi mencakup semua aspek budaya yang lebih luas, yaitu :
1. Aspek Teknis
Dampak dari perkembangan Teknologi Informasi terhadap sumber daya manusia. Pada aspek teknis ini perkembangan Teknologi Informasi memerlukan kemahiran ( keahlian ), pengetahuan, dan kemampuan dari pengguna. Maka dari itu tergantung seberapa besar kemauan dan kemampuan mengikuti pengguna untuk mengikuti perkembangan Teknologi Informasi.
2. Aspek Etika
Dampak yang menyangkut privasi dan kerahasiaan pembicaraan seseorang. Pada konsep ini mungkin akan mempengaruhi tingkat budaya komunikasi pada masyarakat – masyarakat tertentu,yang biasa harus bertatap muka ( empat mata ).
3. Aspek Organisasianal.
Pada aspek ini mempunyai potensi dampak social yang sangat besar, sehingga perlu adanya pengorganisasian untuk pemanfaatan teknologi informasi yang sebenarnya.
4. Aspek Kultural
Aspek ini mempunyai potensi pada dampak perubahan budaya, komunikasi, nilai – nilai social, sikap dan pengembangan pengetahuan serta wawasan. Dengan perkembangan itu akan mempengaruhi tingkatan struktur ekonomi dan tingkatan masyarakat.
Dari semua aspek diatas, merupakan implikasi dari perkembangan Teknologi Informasi secara garis besar saja. Bila kita ingin mencari jawaban yang lebih spesifik dampak perkembangan teknologi Informasi bagi masyarakat Indonesia, kita tidak akan menemukan jawaban yang mudah, karena pengkajian mengenai dampak perkembangan Teknologi Informasi memang jarang dilakukan, juga diluar negeri. Menurut beberapa study mengenai dampak yang khas terhadap perkembangan Teknologi Informasi di Indonesia hampir tidak ada. Dengan demikian dapat diambil kesimpulan bahwa pengamatan yang diambil bertitik tolak pada pengamatan kualitatif.
II. Dampak yang Nyata
Adapun dampak yang nyata atas perkembangan Teknologi Informasi di Indonesia adalah :
a. Dampak Personal
Beberapa jenis dampak Teknologi Informasi yang mempengaruhi masyarakat Indonesia, antara lain :
1. Dampak secara langsung yaitu dampak yang langsung dirasakan karena pemakaian secara fisik.
2. dampak yang tidak langsung yaitu dampak yang mendorong perkembangan secara umum suatu masyarakat karena kehadiran sarana Informasi Teknologi.
3. Dampak lain yang bersifat mikro yaitu dampak yang mempengaruhi kehidupan perorangan, keluarga, atau kelompok.
Ciri suatu teknologi mungkin akan menyebabkan dampak yang berbeda dari yang lainnya. Contoh dampak adanya telegrafi berbeda dengan dampak adanya telepon,. Telegrafi biaya mahal, ringkas, cara penyampaian khusus dan bersifat public sedangkan telepon bisa langsung berbicara dengan individu yang dituju, tidak semua orang akan mengetahui kapan seseorang itu menerima kabar penting atau tidak. Disini dapat diketahui bahwa antar media telekomunikasi mempunyai dampak yang berbeda satu sama yang lain. Masyarakat tradisional mungkin mengikuti tradisi wicara melalui telepon, dan alat – alat telekomunikasi lainnya. Sedangkan untuk tradisi tertulis lebih cocok dengan masyarakat yang mempunyai tradisi membaca, masyarkat Negara maju tentunya.
Ada beberapa macam sifat social dari teknologi yang diketahui antara lain menyangkut pertanyaan ; Apakah Teknologi itu bersifat personal ( menghargai harkat dan jati diri komunikasi yang memungkinkan pengenalan pribadi lawan bicara kita ) atau Impersonal ( tidak perlu mengenal satu – sama lain namun bias saling berhubungan atau perubahan budaya social yang penting isi pesan apa yang mau disampaikan ).
b. Dampak Sosial Budaya
Sarana penyampaian informasi apapun bentuknya telah membawa dampak dan perubahan yang berarti pada kehidupan social budaya bagi masyarakat. Ini terlihat dalam kehidupan masyarakat perkotaan terutama lapisan tertentu. Hubungan tatap muka telah mulai diganti dengan system informasi termasuk didalamnya teknik pembelajaran, pengajar tidak perlu bertatap muka secara langsung dengan anak didiknya tapi bias melalui system informasi. Masih banyak lagi yang menggunakan system tersebut untuk banyak kegiatan dan pekerjaan. Segi positif dari teknologi informasi ini adalah segi efisiensi dan membuka hubungan baru dengan pihak manapun yang kita tuju. Sedangkan sisi negatifnya adanya pemanfaatan Teknologi Informasi untuk kejahatan.
Dalam budaya telekomunikasi atau pemanfaatan teknologi informasi baru – baru ini, terbuka akses yang diartikan bahwa orang dengan bebas dapat berbicara, menanyakan banyak hal, mendapatkan banyak informasi yang diinginkannya dan masih banyak lagi hal – hal seseorang bisa mengaksesnya. Dampak dari Teknologi Informasi ini adalah dapat memperlemah atau menembus dinding lapisan social ( Stratifikasi ) secara langsung atau tidak. Disamping itu juga dapat menghapuskan symbol – symbol social yang bersifat fisik yang dapat terlihat apabila harus bertatap muka, seperti penampilan, pakaian, tanda pangkat, atribut perkantoran, besarnya badan, atau keangkeran wajah bahkan sampai kondisi disekitarnya.
Teknologi Informasi telah menciptakan aturan baru yang berbeda dari aturan hubungan tatap muka, dimana pembicara lebih berani berbicara dan mengemukakan pendapat, apalagi bila ia tidak mengenal siapa lawan bicaranya.
Dampak penting yang diamati dari perkembangan Teknologi Informasi adalah meningkatknya kesadaran untuk lebih mudah mendapatkan informasi. Masyarakat makin ingin tahu segera tentang fakta – fakta atau peristiwa – peristiwa apa yang terjadi di Indonesia bahkan diseluruh Dunia. Misal melalui: Internet, Televisi, dan media – media lainnya. Ini menunjukan bahwa dunia informasi semakin merajai dunia. Bahkan ada yang mengatakan “Siapa yang menguasai Teknologi Informasi, Dia akan dapat menguasai Dunia” begitu hebatnya peranan Teknologi Informasi dewasa ini.
c. Potensi Dampak Makro
Dampak makro teknologi Informasi yang paling banyak disorot adalah menyangkut pembangunan ekonomi. Dampak yang dimaksud disini hanya menyangkut beberapa hal makro yang potensial. Salah satu dampak Teknologi Informasi yang potensial adalah perannya dalam menentukan struktur masyarakat. Pembangunan jaringan sebenarnya dapat ikut menentukan struktur masyarakat, karena dapat mengatasi masalah social dan geografis yang selama ini sering mempersulit penataan wilayah diberbagai Negara termasuk Indonesia. Dalam hal ini maka Teknologi Informasi adalah Instrumen social yang dapat berperan untuk mengorganisasi masyarakat.
Dampak makro yang lain, menyangkut pemerataan pembangunan. Kesenjangan ekonomi sering terkait dengan kesenjangan informasi dan komunikasi.Jika akses informasi terbuka luas, kalangan ekonomi akan lebih mudah untuk mendapatkan informasi yang relevan dan dapat memperluas hubungan secara efisien. Salah satu contohnya : Informasi untuk mendapatkan peluang – peluang usaha dan mengembangkan usaha yang sudah ada. Dampak ini akan lebih dipercepat jika pengembangan teknologi informasi memberi prioritas yang cukup pada masyarakat pedesaan. Di Indonesia para pengambil keputusan selalu menghadapi pilihan mengenai konsumen mana yang harus dilayani terlebih dahulu karena berkaitan dengan mahalnya investasi sarana informasi. Sehingga sering diarahkan ke wilayah yang dapat menyerap biaya secara ekonomis.
Dampak makro sulitnya menambah jaringan informasi ke wilayah yang lebih luas ini rupanya umum terjadi dimana – mana. Karena itu dampak negative dan ketimpangan informasi dapat menjadi lebih besar lagi.
III. Penutup
Secara ringkas keterangan diatas memperlihatkan bahwa teknologi informasi membawa banyak dampak terhadap kehidupan masyarakat, khususnya Indonesia. Namun gambaran yang diperoleh masih jauh dari lengkap, karena kurangnya data dan penelitian mengenai hal tersebut. Padahal studi dampak akan banyak berguna dalam merencanakan pengembangan teknologi informasi, sehingga benar – benar mendukung untuk mencapai tujuan nasional.
Akhirnya baik juga untuk diingat, bahwa bagaimanapun pengaruh teknologi informasi, dampak keseluruhannnya akan tergantung pada kualitas system dan luas penetrasinya dalam menghubungkan seluruh wilayah tanah air Indonesia secara merata.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar